Sabtu, 30 Desember 2017

TATA TERTIB PESERTA ZUSAMMEN DEJURO

TATA TERTIB PESERTA ZUSAMMEN DEJURO

KEWAJIBAN
  1. Datang pukul 6.30
  2. Memakai seragam putih abu-abu sesuai ketentuan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 SOOKO
  3. Memakai jam tangan yang masih aktif dan berfungsi normal
  4. Berbicara dengan menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Jerman yang baik dan benar
  5. Memanggil panitia dengan panggilan "Kak" atau disertai nama panitia
  6. Menjunjung tinggi norma, norma kesopanan dan kedisiplinan
  7. Bersikap baik, sopan, dan dapat menjadi teladan bagi peserta lain
  8. Selalu aktif, kreatif, inovatif dan bertanggung jawab
  9. Menerapkan 7s
  10. Mematuhi segala peraturan yang dibuat oleh panitia
  11. Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan  
LARANGAN
  1. Meninggalkan kegiatan tanpa seizin panitia
  2. Membawa barang bawaan yang tidak diperlukan
  3. Berkata kasar dan kotor
  4. Melewati steril area
  5. Membuat keributan
  6. Makan dan minum saat materi berlangsung
  7. Mengaktifkan alat komunikasi dalam bentuk apapun saat materi berlangsung
  8. Memprovokasi peserta lain  
HAK
  1. Mendapat semua materi kegiatan
  2. Mendapat perlakuan yang layak
  3. Memiliki hak bicara
 BARANG BAWAAN (INDIVIDU)

  1. Buku Vision 38 *
  2. ID Card sekreatif dan se inovatif mungkin*
  3. Bolpoin Pilot
  4. Aqua 1,5 l
  5. Alat sholat
  6. Baju dan sepatu olahraga
  7. Koran (3)
  8. Obat
  9. Bekal 
  10. Kerudung hitam segi empat
BARANG BAWAAN (KELOMPOK)


  1. Satu tali rafia
*) tema satu kelompok sama, beda antar kelompok 

CLUE TTD

CLUE TTD 

XI MIA 1
  • PEAN - 14235
  • PAR - 14280
XI MIA 4
  • MWN - 14224
XI MIA 5
  • SPB – 14005
XI MIA 6
  • HAN – 
  • FI - 14122
XI IIS 1
  •   QS – 2294
XI IIS 2
  •  NNK - 
XI IIS 3
  • ND - 14022
XI IIS 4
  • NAG - 14092
  • WTAN - 14230
  • APA - 13917

5 Bersyarat & 5 Teratas

LIMA BERSYARAT


1. a) Menara Eiffel
    b) Ibu-ibu berjiwa muda
    c) Muslimah Syar'i

2. a) K'popers
    b) Jerman, Jerman, dan Jerman
    c) Imajinatif dan sendirian

3. a) Sebuah teror jam terakhir
    b) Harta karunmu Harta karun kita
    c) Diam nan menghanyutkan

4. a) Maju terus pantang mundur
    b) Sang planner
    c) Kontra nomor 2A

5. a) Cahaya pemberi petunjuk
    b) Party mode On!
    c) Cabai rawit manis


LIMA TERATAS



  1. UD - 7288
  2. LPK - 8161
  3. SSI - 4110
  4. SAN - 7166
  5. USZ - 9328

Selasa, 26 Desember 2017

ZUSAMMEN DEJURO 2017/2018 GRUPPEN

ZUSAMMEN DEJURO 2017/2018 GRUPPEN

  • Fahrer mit vier Weltmeistertitel    
ARDYA PUTRI A
SYAFIRA KHASNA A
ULIA NUR ROMIAH
NUR AZIZAH
AISY KHOIRUNNISA


  • Ein legendärer tauber Musiker 
BADRINA ZAHRA
EKI SEPTIAN TRI WULANSARI
BUNGA INDINAL L.A
ELSADILA SABRINA
DEA PUTRI K


  • Ein großer Wechsler des Christentums in der Welt
DITA SELSABILLAH
SABRINA MUTASYABIHA
VIRGI NOVANKA
JOHAN CHRISNA BINTORO


  • Ein großer Schriftsteller während des NAZI-Regimes
ERSA FALEN A
BERTHA ZALFITRI ARIYANTI
ZAHRA AQILA PUTRI AURIA H
DEVINA ZULIA RAHMATIN
LIZA SHAFIRA N

  • Ein Architekt, der das wichtigste Gebäude in Deutschland entworfen hat
AIS ANNISA AL-MA'ARIZ
AUDREY FRISKA CESILIA
NARATAMA LUTFIAH H
INTAN FILL UMAROH



Rabu, 29 Maret 2017

Starke deutsche Staaten auf dem Gebiet der Wissenschaft


Starke deutsche Staaten auf dem Gebiet der Wissenschaft
Jerman mempunyai posisi baik di bidang ilmu pengetahuan. Program reformasi sistem pendidikan di tahun-tahun terakhir telah berhasil, bidang penelitian berorientasi internasional.
Jerman mempunyai reputasi sangat baik di dunia karena mutu lembaga riset dan pendidikan tingginya. Hal itu dilambangkan oleh peringkat tiga antara negara asal penerima Hadiah Nobel; ada lebih dari 80 warga Jerman yang telah menerima penghargaan tersebut. Di era globalisasi ini, posisi Jerman sebagai negara yang memiliki tradisi kuat di bidang penelitian dan pengembangan sangat strategis dalam persaingan internasional untuk mendapatkan cendekiawan unggul. Terdapat tiga penggerak besar dalam dunia ilmu: jaringan padat dari sekitar 400 perguruan tinggi, empat institusi penelitian ekstrauniversiter yang memiliki reputasi internasional, serta lembaga riset ternama dari perusahaan industri. Prestasi besar di bidang riset itu merupakan dasar untuk fakta bahwa Jerman menjadi pengekspor utama barang teknologi canggih dengan pangsa pasar sebesar 12 persen dari volume perdagangan dunia di sektor itu, serta untuk fakta bahwa Jerman termasuk kelompok negara “pelopor inovasi” di Uni Eropa (UE). Jerman juga termasuk sekelompok kecil negara di dunia dengan investasi terbesar untuk riset dan pengembangan, yaitu lebih dari 2,5 per-sen dari produk domestik bruto.
Jerman merupakan negara studi yang paling banyak dituju oleh mahasiswa asing setelah Amerika Serikat dan Inggris. Di pihak lain mobilitas mahasiswa Jerman ke arah luar negeri juga tinggi, yaitu 30 persen dari jumlah maha-siswa. Jumlah staf internasional pada perguruan tinggi juga naik sebanyak kurang lebih dua pertiga selama dasawarsa terakhir dan kini mencapai 10 persen. Banyak perguruan tinggi Jerman melibatkan diri dalam proyek “ekspor” program studi serta dalam pendirian dan pengembangan perguruan tinggi menurut model Jerman di pasar pendidikan internasional. Dibandingkan dengan negara lain di dunia boleh dikatakan bahwa sistem pendidikan Jerman disesuaikan cukup baik dengan kebutuhan pasar kerja.